Merkantilisme

Merkantilisme Merkantilisme berasal dari Bahasa Inggris yaitu dari kata Merchant yang artinya dagang. Merkantilisme adalah sistem ekonomi untuk menyatukan dan meningkatkan kekayaan keuangan suatu bangsa dengan pengaturan seluruh ekonomi nasional oleh pemerintah. Merkantilisme mendorong sebanyak mungkin ekspor dan sesedikit mungkin impor serta ukuran kemakmuran suatu negara terletak pada kemampuan mengumpulkan sebanyak mungkin sumber daya yang terbatas seperti emas dan perak. 1.     Latar Belakang Lahirnya Merkantilisme Merkantilisme adalah...

Aufklärung (Pencerahan)

 Aufklärung (Pencerahan) 1.     Munculnya Gagasan Aufklärung Aufklärung atau disebut juga abad Pencerahan (Age of enlightenment), adalah sebuah gerakan intelektual yang berkembang di Eropa pada abad ke-17 hingga abad ke-19, yang berfokus pada rasionalitas, ilmu pengetahuan, dan penolakan terhadap dogma-dogma agama serta otoritas absolut. Gerakan ini lahir sebagai reaksi terhadap dominasi Gereja dan kekuasaan monarki yang...

Reformasi Gereja

 Reformasi Gereja 1. Latar Belakang Lahirnya Reformasi Gereja Reformasi Gereja yang terjadi pada abad ke-16 merupakan sebuah gerakan besar dalam sejarah Eropa yang bertujuan untuk memperbaiki berbagai praktik dan ajaran dalam Gereja Katolik yang dianggap korup atau menyimpang. Gerakan Reformasi Gereja berawal di Jerman, dipelopori oleh Martin Luther. Pada 31 Oktober 1517, Luther menempel poster berisi 95 dalil Luther di depan pintu gereja...

Renaissance

Renaissance Renaissance adalah periode kebangkitan budaya, seni, dan ilmu pengetahuan yang dimulai pada abad ke-15 di Italia dan berlangsung hingga abad ke-17 di seluruh Eropa. Masa Renassance merupakan peralihan dari Abad Kegelapan di Eropa yang berlangsung antara abad ke-4 sampai abad ke-15 di Eropa atau sering disebut dengan abad kegelapan (Dark Age) kepada abad pencerahan (Aufklarung) yang barlangsung sejak abad ke-17 sampai sekarang. Istilah...

Konferensi Meja Bundar (23 Agustus – 2 November 1949)

Konferensi Meja Bundar (23 Agustus – 2 November 1949) Konferensi Meja Bundar (KMB) adalah titik puncak perjuangan diplomasi Indonesia. Konferensi ini diadakan di Den Haag, Belanda, dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah kedaulatan Indonesia secara resmi. Konferensi Meja Bundar dilaksanakan pada 23 Agustus 1949 di Den Haag, Belanda. KMB dihadiri oleh delegasi dari Indonesia, Belanda, BFO, dan UNCI. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Mohammad Hatta....

Perjanjian Roem-Royen (Mei 1949)

 Perjanjian Roem-Royen (Mei 1949) Perjanjian Roem-Royen adalah langkah penting menuju pengakuan kemerdekaan Indonesia. Perundingan ini diadakan setelah Agresi Militer Belanda II dan berlangsung di bawah tekanan internasional. Komisi Tiga Negara dibubarkan dan diganti dengan UNCI (United Nations Commision for Indonesia) pada 28 Januari 1949. UNCI melakukan pertemuan dengan para pemimpin Indonesia di Bangka, demikian pula dengan Bijeenkomst voor...

Perjanjian Renville (Januari 1948)

 Perjanjian Renville (Januari 1948) Setelah Agresi Militer Belanda I, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turun tangan dengan membentuk Komisi Tiga Negara (KTN) untuk menjadi mediator dalam menyelesaikan konflik antara Indonesia dengan Belanda. Perjanjian Renville disepakati di atas kapal USS Renville pada 8 Desember 1947. Perjanjian Renville dihadiri oleh beberapa pihak, diantaranya: ·   Delegasi Komisi Tiga Negara...

PERUNDINGAN LINGGAJATI

PERUNDINGAN LINGGAJATI Perundingan ini berlangsung di Linggajati, Kuningan, pada 10 November 1946 dan ditandatangani pada 25 Maret 1947. Delegasi Indonesia diwakili oleh Sutan Sjahrir, Mohammad Roem, Mr. Susanto Tirtoprojo, dan dr. A.K. Gani. Sementara Belanda diwakili oleh Willem Schermerhorn, F. de Boer, H.J. van Mook, dan Max van Poll. Perundingan ini di mediasi oleh Lord Killearn dari Inggris. Perundingan Linggajati menghasilkan beberapa kesepakatan, yaitu: 1. ...